


selamat jalan gus dur...
Kali ini kita akan membicarakan perbedaan antara customer reguler dengan customer loyal. Anda memiliki customer yang loyal? Atau hanya customer reguler saja? Lalu apa perbedaan customer loyal dengan customer reguler? Customer reguler adalah customer yang secara reguler, atau secara teratur membeli dari Anda selengkapnya...
Sudah menjadi sebuah kebiasaan, terutama masyarakat Indonesia pada saat membeli barang mereka sudah bisa dipastikan menawar harga barang yang mereka beli. Mungkin ini juga banyak terjadi di belahan dunia lainnya. Ya, menurut banyak orang, mereka akan merasa puas jika membeli sesuatu dengan harga jadi yang sudah ditawar sebelumnya. Mereka akan lebih afdol jika menawar harga sebelum membayarnya, meski untuk beberapa kesempatan ada banyak barang yang dijual secara konvensioonal menggunkan harga pas. Dan tentu saja menawar harga ini juga tidak mungkin dilakukan di supermarket dimana harganya sudah diatur dengan menggunakan sistem. Ketika terjadi sebuah transaksi, seorang pembeli memiliki �tugas� menurunkan harga sementara seorang selengkapnya...
Saat melakukan penawaran kepada calon pelanggan, seorang Salesman sering terjebak oleh keadaannya sendiri. Termasuk pertanyaannya sendiri. Nah, pertanyaan yang jawabannya "ya" atau "tidak" janganlah dipakai. Gunakan sebuah pertanyaan yang jawabannya "ya" atau "ya". Ini sebuah contoh kasus yang pernah saya alami. Saya jabarkan dengan gaya bertutur. Ceritanya suatu hari Yono sedang menawarkan beberapa botol parfum kepada calon pembeli. Ya, Yono memang seorang Salesman parfum. Ketika menghadapi calon pembeli tersebut, Yono menyodorkan beberapa botol parfum yang sekiranya si Bapak calon pembeli itu memiliki kesempatan untu memilih. Lalu kemudian si bapak itu mencoba menciumnya satu persatu. selengkapnya...
Mungkin Anda berpikir seorang Salesman di perusahaaan distribusi hanya dibebani dengan target penjualan yang bermuara pada jumlah rupiah saja. Ternyata tidak. Seorang Salesman tak cukup hanya dengan berpikir bagaimana menjual dan mendapatkan setoran sebanyak-banyaknya. Ada banyak hal yang dibebankan kepada seorang Salesman dan ini merupakan kesepakatan sebuah sistem distribusi agar tujuan perusahaan tercapai. Dan inilah beberapa ulasan singkat mengenai target apa saja yang dipikul oleh seorang Salesman Distribusi. 1. Value. Value atau nilai penjualan yang diartikan dalam jumlah rupioah penjualan adalah menjadi nomor satu dalam urutan target penjualan seorang Salesman. Salesman yang cerdas selalu berpikir keras bagaimana caranya agar target yang satu ini terpenuhi. Sebab jika dinilai dari porsinya target value ini bisa menempati 60% dari total target yang dibebankan padanya. selengkapnya...
Ada berbagai cara mendistribusikan barang pada sebuah perusahaan distribusi terutama untuk produk konsumsi (Consumer Goods). Berbagai cara distribusi di lakukan dan di susun dengan matang demi tercapainya target penjualan. Masing-masing cara yang akan saya jabarkan singkat ini memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. 1. Kanvas Cara distribusi kanvas adalah langsung membawa berbagai jenis produk dengan mobil, baik mobil box maupun armada bentuk lain seperti, van, blind van (contoh: Sampoerna A Mild & Group), sepeda motor, sepeda motor roda tiga dan lain-lain. Distribusi dengan model seperti ini biasanya diawaki oleh seorang sopir dan seorang salesman. Namun ada juga untuk kendaraan yang lebih besar ditambah satu lagi awak yaitu kernet/helper. Tapi tak jarang seorang salesman bertindak sebagai driver dan di bantu seorang helper. Keuntungan distribusi semacam ini adalah memungkinkan outlet memilih langsung barang yang dibawa oleh salesman dan saat itu juga terjadi transaksi unt selengkapnya...
Sales Promotion Girl atau SPG adalah bagian yang mungkin tak bisa di pisahkan dari sebuah mata rantai perusahaan penyedia barang produksi. SPG merupakan bagian dari divisi ujung tombak perusahaan. Biasanya SPG berhadapan langsung dengan end user atau bisa juga berhadapan dengan reseller atau retailer alias pengecer. Tergantung bagaimana program yang di gunakan oleh perusahaan dalam menggunakan jasa SPG .Ada SPG yang memang merupakan bagian organik dsari perusahan, namun ada juga yang non organik. Organik dalam arti SPG tersebut memanglah karyawan atau pegawai tetap perusahaan tersebut yang bertugas menjadi tenaga promosi atas barang yang dihasilkan perusahaan. Non organik artinya SPG tersebut hanyalah tenaga temporer yang di sewa atau dibayar dengan perjanjian kontrak kerja atas waktu tertentu. Asal muasal SPG ini ada yang dari perorangan tapi ada juga yang merupakan stok siap pakai yang disediakan oleh perusahaan pengerah tenaga kerja atau Agency. Ada juga SPG yang merupakan stok selengkapnya...
Copyright © 2010 Omtri Dot Com · All Rights Reserved